๐ Laki Laki Sejati Menurut Islam
WOL- Seorang lelaki itu berbeda dengan perempuan. Seperti halnya perempuan, lelaki diberikan kelebihan oleh Allah SWT. Namun, dalam Islam, kelebihan itu tidak hanya berkutat di soal fisik belaka. Ada mekanisme teknis (akhlaq) dalam hal ini. Akhlaq inilah yang membedakan seorang lelaki biasa dan seorang lelaki Muslim. Adapun seorang laki-laki Muslim mempunyai beberapa sifat yang []
7 Hidup itu harus hebat, kuat, luas, besar, dan bermanfaat -Mario Teguh. 8. Laki-laki sejati tak akan membiarkan air mata ibunya menetes sekecil apapun. Nah itulah contoh kata motivasi untuk anak laki-laki muslim yang dapat membuatmu bertambah semangat menjalankan hari. Semoga bermanfaat.
lakidan seorang perempuan untuk membentuk keluarga bahagia. Definisi itu memperjelas pengertian bahwa sejati dalam Islam adalah pembinaan akhlak manusia dan Istilah perkawinan menurut Islam disebut nikah atau ziwajโ. Kedua istilah ini dilihat dari arti katanya dalam 162 Abdul Djamali, op., cit. Hlm. 79-80.
Supayajagoan kita tumbuh menjadi lelaki sejati yang bisa diandalkan dan gagah berani. Arti Nama Agus. Nama: Agus Arti: Elok, bagus, mulia Orang Terkenal: Agus Wisman, Agus Gumiwang Kartasasmita Jenis Kelamin: Laki-Laki Arti nama Aksara tidak terdapat dalam bahasa Arab, sehingga pengertiannya menurut Islam tidak ditemukan. Jika mencari tahu
Artikelini menjelaskan secara lengkap arti dari nama tersebut dalam Islam beserta contoh rangkaian namanya. Berkat merupakan nama bayi laki-laki Islami dari awalan B. Berikut adalah rincian mengenai Arti Nama Berkat dalam bahasa Islami: (Islami) Bakhtiyar: Yang bahagia (Arab) Sadeek: Teman sejati (Arab) 5. Berkat Jalal Zha`in Nasir Al
66 Muhammad Hideaki Abrisam Abbasy: Nama laki-laki Muslim yang lemah lembut, berparas tampan, unggul dalam berusaha dan selalu berdoa dengan baik kepada Tuhan Muhammad (Arab) artinya (Bentuk lain dari Mahomet) Berdoa dengan baik Hideaki (Jepang) artinya keunggulan yang bersinar; ketampanan yang cemerlang Abrisam (islami) artinya Yang lembut, Tampan
1 Islam mewajibkan suami mencari nafkah, sedangkan istri tidak wajib bahkan untuk dibolehkan ada syarat-syaratnya. Islam mensyariatkan ketika mengingatkan imam dalam shalat, lelaki dengan suara, wanita dengan tepukan. Islam menganjurkan agar lelaki tidak sisiran tiap hari. Islam melarang lelaki mencukur jenggot.
SelainRangkaian Nama Bayi Laki-laki: Raska (Islami) Dan Artinya, kami memiliki puluhan ribu referensi dan inspirasi nama bayi laki laki paling keren sepanjang 2022. Raska mempunyai arti (1) Yang kokoh (2) ilmunya dalam dalam bahasa Islami. Nama ini mengandung makna kuat yang menjadi doa dalam hidupnya serta dicintai Allah SWT.
Katakata bijak lelaki sejati akan memberimu nilai penting dalam kehidupan. Berikut lansiran berbagai sumber, Senin (5/10). 1. "Pria yang baik ingin wanitanya bersinar. Dia ingin wanitanya menjadi diri yang luar biasa. Pria yang baik akan bangga pada wanita yang bahagia, cerdas, luar biasa, dan kuat." 2.
LFIchB. Secara bahasa lelaki memiliki makna kekuatan, disebutkan dalam salah satu literatur โKata Ar-Rajulu/ lelaki adalah kata yang sudah sangat dikenal, bentuk jamaknya adalah Rijal, ia terambil dari kara Ar-Rujlah yang artinya kekuatan.โ Al-Bahrul Muhith Fittafsir 2/438. Sifat dan karakter lelaki sejati adalah sesuatu hal yang mulia, baik lagi terpuji. Sifat ini dipuji oleh Allah di dalam Al-Qurโan, dan dipuji pula oleh Nabi shalallahu alaihi wa sallam di dalam banyak hadits beliau yang shahih. Namun dewasa ini utamanya di era modern, sifat dan karakter yang terpuji ini mulai mengalami kelunturan, degradasi dan penurunan. Semakin ia meluntur, semakin ia berkurang, semakin menghilang pula keutamaan seorang lelaki. Banyak penyebabnya ; ada yang dikarenakan kejahilan sehingga ia tidak memahami apa dan bagaimana sifat dan karakter lelaki yang sejati. Bisa juga karena rusaknya pergaulan, adapula yang karena faktor tasyabbuh, suka meniru perilaku orang-orang fasiq dan kafir. Adapula karena mengikuti hawa nafsu dan banyak faktor lainnya. Apa dan bagaimana sebenarnya sifat dan karakter lelaki sejati menurut syariat Islam, berikut ini adalah catatan ringkas tentang hal tersebut. Puncak Kelelakian Seseorang Seseorang baru akan mencapai puncak sifat kelelakiannya pada usia empat puluh tahun sebagaimana hal tersebut dinyatakan di dalam kitab Al-Qurโan, Allah taโala berfirman ููููู
ููุง ุจูููุบู ุฃูุดูุฏูููู ููุงุณูุชูููู ุขุชูููููุงูู ุญูููู
ูุง ููุนูููู
ูุง ููููุฐููููู ููุฌูุฒูู ุงููู
ูุญูุณูููููู โDan tatkala ia telah mencapai usia dewasa serta matang, kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu, demikianlah kami membalas orang-orang yang berbuat baik.โ QS An-Naml 14. โDi dalam firman Allah taโala wastawaa/ telah matang terdapat isyarat akan satu kondisi yang dialami Musa saat beliau menerima risalah Tuhannya. Beliau tidaklah menerima risalah ini melainkan setelah menjadi seorang lelaki yang sempurna, yaitu tatkala usia beliau mencapai empat puluh tahun. Dimana seorang manusia pada usia itu telah menyempurnakan seluruh sebab-sebab kelelakian di dalam jasad dan akalnya, sebagaimana firman Allah taโala Hingga apabila ia telah mencapai usia dewasa dan telah mencapai usia empat puluh tahun.'โ At-Tafsirul Qurโani Lil Qurโan 10/320. Keutamaan Sifat Lelaki Sejati Banyak ayat dan hadits yang menjelaskan sifat serta karakter lelaki yang sejati, diantaranya dijelaskan bahwa ia merupakan karakter asli seorang pemimpin, Allah taโala berfirman ; ุงูุฑููุฌูุงูู ูููููุงู
ูููู ุนูููู ุงููููุณูุงุกู โPara lelaki adalah pemimpin bagi para wanita.โ QS An-Nisaโ 34. Salah seorang ulama ahli tafsir menyatakan tatkala menafsirkan ayat ini ; โAyat ini merupakan penetapan bagi kepemimpinan kaum lelaki atas wanita berdasarkan keistimewaan yang Allah berikan berupa sifat lelaki sejati yang tidak dimiliki oleh kaum wanita.โ Aisarut Tafasir 1/213. Allah taโala juga berfirman tatkala menjelaskan keutamaan sifat lelaki sejati ; ููู
ูุง ุฃูุฑูุณูููููุง ู
ููู ููุจููููู ุฅููููุง ุฑูุฌูุงููุง ูููุญูู ุฅูููููููู
ู โDan tidaklah kami mengutus sebelum engkau melainkan para lelaki yang telah kami berikan wahyu kepada mereka.โ QS Yusuf 109. Al-Imam Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz menyatakan tatkala menjelaskan makna ayat ini ; โDan Allah taโala memberikan kepada nabi-Nya shalallahu alaihi wa sallam di dalam hal itu kesempurnaan sifat lelaki sejati serta kekuatan agar mampu melaksanakan urusan istri-istri beliau dan hak mereka. Ini bukan satu hal yang diingkari pada diri para nabi alaihimus shalatu wassalam, karena para nabi adalah para lelaki yang paling sempurna sifat kelelakiannya.โ Majmuโ Fatawa Syaikh Bin Baz 6/259. Motivasi Wajib bagi para lelaki kaum muslimin untuk senantiasa berhias dengan sifat dan karakter lelaki yang sejati. Dengan itulah mereka akan meraih kemuliaan di dunia dan di akhirat. Terlebih lagi bagi para penuntut ilmu agama, mereka adalah manusia yang paling berhak untuk berhias dengan sifat-sifat ini ; โDiantara adab penuntut ilmu, hendaknya ia menghiasi dirinya dengan sifat lelaki sejati, penulis menyatakan ; Adab yang kesembilan adalah berhias dengan sifat-sifat lelaki sejati, seperti pemberani, kuat dan kokoh berdiri di atas kebenaran, berakhlak mulia, mengerahkan segenap daya dan upaya untuk melakukan kebaikan dengan semaksimal mungkin. Maka dari itu berhati-hatilah dari sifat yang bisa mengikis sifat kelelakian seperti mudah patah arang, sedikitnya kesabaran, akhlak yang buruk. Karena ia melemahkan ilmu, serta memotong lisan dari menyampaikan kebenaran.โ Dirosah Maudhuโiyyah Lil Haโiyyah Walumโatil Iโtiqad 6/6. Diantara sifat dan karakter lelaki yang sejati yang bisa kami sebutkan di sini adalah ; Senantiasa istiqamah di atas ajaran tauhid Allah taโala berfirman ; ู
ููู ุงููู
ูุคูู
ูููููู ุฑูุฌูุงูู ุตูุฏููููุง ู
ูุง ุนูุงููุฏููุง ุงูููููู ุนููููููู ููู
ูููููู
ู ู
ููู ููุถูู ููุญูุจููู ููู
ูููููู
ู ู
ููู ููููุชูุธูุฑู ููู
ูุง ุจูุฏูููููุง ุชูุจูุฏููููุง Di antara orang-orang mukmin itu ada para lelaki yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada pula yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah janjinya.โ QS Al-Ahzab 23. Syaikh Abdul Karim bin Yusuf Al-Khatib menyatakan tatkala menjelaskan makna dari ayat yang mulia ini โDi dalam firman Allah taโala Rijaal/Para lelaki sejati merupakan bentuk isyarat bahwa mereka ini adalah manusia yang telah sempurna sifat kelelakiannya, selamat sifat kemanusiaannya. Sehingga mereka merupakan para lelaki sejati yang sesungguhnya, yang tidak berkurang sifat kemanusiaan mereka sedikitpun. Kekufuran, kesyirikan, kemunafikan, lemahnya iman, ini semuanya adalah penyakit yang busuk yang bisa merusak kemanusiaan seseorang. Serta bisa menghilangkan sifat kelelakian seseorang. Maka lelaki sejati yang sesungguhnya adalah para lelaki yang terbebas akalnya dari berbagai kesesatan, ruhnya jernih dari kotoran, hatinya juga selamat dari penyimpangan.โ At-Tafsirul Qurโan Lil Qurโan 11/680. Dari sini kita memahami bahwa lelaki yang sejati adalah lelaki yang kuat ketauhidannya kepada Allah taโala. Dan mustahil seseorang bisa mencapai derajat ini kecuali dengan mempelajari tauhid ini dengan seksama, tekun, teliti, dalam waktu yang lama serta menjadikan tauhid ini sebagai prioritas utamanya di dalam belajar, beramal dan berdakwah. Para nabi adalah manusia yang paling mampu merealisasikan sifat dan karakter lelaki sejati dalam kehidupan mereka. Karena perhatian mereka senantiasa tertumpu kepada tauhid bahkan pun di saat-saat terkahir kehidupan mereka. Allah taโala mengisahkan ุฃูู
ู ููููุชูู
ู ุดูููุฏูุงุกู ุฅูุฐู ุญูุถูุฑู ููุนููููุจู ุงููู
ูููุชู ุฅูุฐู ููุงูู ููุจูููููู ู
ูุง ุชูุนูุจูุฏูููู ู
ููู ุจูุนูุฏูู ููุงูููุง ููุนูุจูุฏู ุฅููููููู ููุฅููููู ุขุจูุงุฆููู ุฅูุจูุฑูุงูููู
ู ููุฅูุณูู
ูุงุนูููู ููุฅูุณูุญูุงูู ุฅูููููุง ููุงุญูุฏูุง ููููุญููู ูููู ู
ูุณูููู
ูููู โAdakah kamu hadir tatkala Yaโqub kedatangan tanda-tanda kematian, ia berkata kepada anak-anaknya ; Apa yang kamu sembah sepeninggalku nanti?โ Mereka menjawab ; Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu Ibrahim, Ismail, Ishaq, yaitu Tuhan yang yang Maha tunggal dan kami hanya tunduk kepada-Nya.โ QS Al-Baqarah 133. Senantiasa berdzikir Allah taโala berfirman ุงูููุฐูููู ููุฐูููุฑูููู ุงูููููู ููููุงู
ูุง ููููุนููุฏูุง ููุนูููู ุฌููููุจูููู
ู ููููุชููููููุฑูููู ููู ุฎููููู ุงูุณููู
ูุงููุงุชู ููุงููุฃูุฑูุถู ุฑูุจููููุง ู
ูุง ุฎูููููุชู ููุฐูุง ุจูุงุทูููุง ุณูุจูุญูุงูููู ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู โYaitu orang-orang yang senantiasa mengingat Allah pada saat berdiri, duduk dan pada saat berbaring. Dan mereka merenungkan penciptaan langit dan bumi seraya berkata, wahai Tuhan kami tidaklah engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha suci Engkau maka lindungilah kami dari siksa nereka.โ QS Ali Imran 190 Senantiasa mendirikan shalat dan meninggalkan semua hal yang memalingkan ia dari aktifitas tersebut. Para lelaki sejati adalah orang-orang yang tidak dilenakan oleh perniagaan, perdagangan, bisnis sehingga mereka lalai dari menegakkan shalat wajib. Mereka memiliki prinsip hidup bahwa tugas utama manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah taโala. Dan diantara yang terpenting dari sekian banyak ibadah adalah menegakkan shalat. Disebutkan dalam salah satu riwayat ; โSatu ketika Amr bin Dinar bersama dengan Salim bin Abdillah, ia berkata ; Dahulu aku pernah berjalan menuju ke masjid bersama Salim bin Abdillah. Dan kami melewati pasar kota Madinah sementara para pedagang telah berangkat menunaikan shalat. Mereka menutupi dagangan mereka. Salim lantas memandang kepada barang-barang dagangan tersebut tidak ada satupun yang menunggui, ia lantas membaca ayat ; Para lelaki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah Ia lantas berkata ; Yang dimaksud oleh ayat ini adalah mereka.โ Lihat Umdatut Tafsir 2/666, Tafsir Ibnu Katsir 10/252. Saโid bin Abil Hasan dan Adh-Dhohhak menyatakan tatkala menafsirkan ayat tersebut โMereka adalah para lelaki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan jual beli dari menegakkan shalat tepat pada waktunya.โ Tafsir Ibnu Katsir 10/252. Senantiasa menolong Rasul & istiqamah di atas jalan dakwah Allah taโala berfirman ููุฌูุงุกู ุฑูุฌููู ู
ููู ุฃูููุตูู ุงููู
ูุฏููููุฉู ููุณูุนูููฐ ููุงูู ููุง ู
ููุณูููฐ ุฅูููู ุงููู
ูููุฃู ููุฃูุชูู
ูุฑูููู ุจููู ููููููุชูููููู ููุงุฎูุฑูุฌู ุฅููููู ูููู ู
ููู ุงููููุงุตูุญูููู โDan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota yang jauh bergegas-gegas seraya berkata โHai Musa, sesungguhnya pembesar negeri sedang berunding tentang kamu untuk membunuhmu, sebab itu keluarlah dari kota ini sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang memberi nasehat kepadamuโ. QS Al-Qashash 20. BACA JUGA Solusi Agar Tetap Istiqomah Setelah Hijrah penghalang istiqomah Qonaah Sifat Muslim Terpuji Semoga bermanfaat, Wallahu taโala aโlam. Dijawab dengan ringkas oleh Ustadz Abul Aswad Al Bayati ุญูุธู ุงููู Jumโat, 16 Syawwal 1441 H/ 19 Juni 2020 M Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA. Dewan konsultasi Bimbingan Islam BIAS, alumni MEDIU, dai asal klaten Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati ุญูุธู ุงููู klik disini
Laki-laki saleh dapat terlihat tanda-tandanya dari perilaku sehari-hari yang disebut adab. Ia cukup tahu apa yang sebaiknya dan tidak sebaiknya lakukan. Imam Al-Ghazali dalam kitabnya berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halaman 442 menjelaskan tentang sebelas adab laki-laki terhadap dirinya sendiri sebagai berikutุขุฏุงุจ ุงูุฑุฌู ูู ููุณู ูุฒูู
ุงูุฌู
ุนุฉ ูุงูุฌู
ุงุนุฉุ ููุธุงูุฉ ุงูู
ูุจุณุ ูุฅุฏุงู
ุฉ ุงูุณูุงูุ ููุง ููุจุณ ุงูู
ุดููุฑ ููุง ุงูู
ุญููุฑุ ููุง ูุทูู ุซูุงุจู ุชูุจุฑูุงุ ููุง ููุตุฑูุง ู
ุชู
ุณูููุงุ ููุง ููุซุฑ ุงูุชููุช ูู ู
ุดูุชูุ ููุง ููุธุฑ ุฅูู ุบูุฑ ุญุฑู
ุชูุ ููุง ูุจุตู ูู ุญุงู ู
ุญุงุฏุซุชุ ููุง ููุซุฑ ูุนูุฏ ุนูู ุจุงุจ ุฏุงุฑู ู
ุน ุฌูุฑุงููุ ููุง ููุซุฑ ูุฅุฎูุงูู ุงูุญุฏูุซ ุนู ุฒูุฌุชู ูู
ุง ูู Adab suami terhadapa dirinya sendiri, yakni senantiasa melaksanakan shalat Jumat dan shalat berjamaah, senantiasa berpakaian bersih, tidak lupa bersiwak atau gosok gigi, menghindari mengenakan pakaian mewah atau sebaliknya hina, tidak memanjangkan pakaian karena bermaksud sombong, tidak memendekkan pakaian karena bakhil, tidak banyak menengok kesana kemari, tidak memandang kepada perempuan kecuali istrinya, tidak meludah ketika sedang berbicara, menghindari duduk-duduk di depan rumah bersama para tetangga, tidak membicarakan perihal istri dan rahasia rumah tangganya kepada teman. Pertama, senantiasa melaksanakan shalat Jumat dan shalat berjamaah. Setiap laki-laki yang memenuhi syarat-syarat tertentu sebagaimana diatur dalam fiqih, wajib menunaikan shalat Jumat. Dengan kata lain, secara hukum laki-laki harus melaksanakan shalat Jumat, bisa sebagai imam atau sebagai makmum. Disamping itu, ia sebaiknya senantiasa shalat berjamaah untuk keseluruhan shalat lima waktu, baik di masjid ataupun di tempat lainnya. Hal ini tentu saja berbeda dengan perempuan yang memang tidak diwajibkan shalat Jumat. Kedua, senantiasa berpakaian bersih. Selalu berpakaian bersih dalam kehidupan sehari-hari merupakan akhlak yang baik bagi setiap laki-laki. Hal ini karena laki-laki sebagai pemimpin dalam keluarga menjadi contoh bagi seluruh anggota keluarganya. Dalam pergaulan di masyarakat, orang yang berpakaian bersih lebih mudah diterima dari pada yang senantiasa berpakaian kotor. Ketiga, selalu bersiwak/gosok gigi. Membersihkan mulut dengan kayu siwak atau gosok gigi dianjurkan di dalam Islam. Hal ini tidak saja baik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi, tetapi juga mencegah timbulnya bau mulut yang tak sedap. Jika dikaitkan dengan shalat, hukumnya sunnah dan bermanfaat untuk memperkecil potensi batalnya shalat akibat menelan sisa makanan secara sengaja. Keempat, menghindari mengenakan pakaian mewah atau sebaliknya hina. Jika tak bisa menata hati, mengenakan pakaian mewah tidak saja bisa menimbulkan riyaโ pada diri pemakainya, tetapi juga memancing timbulnya rasa iri pada orang-orang yang melihatnya. Oleh karena itu seorang lelaki tidak perlu berpakaian mewah. Sebaliknya memakai pakaian yang terlalu sederhana juga tidak baik karena bisa mendorong orang lain menghinanya. Hal terbaik adalah pakaian yang sedang-sedang saja moderat, yakni tidak mewah dan tidak pula terlalu sederhana. Kelima, tidak memanjangkan pakaian karena bermaksud sombong. Ukuran pakaian laki-laki, baik berupa celana, sarung, kemeja maupun lainnya, sebaiknya tidak kedodoran, misalnya terlalu longgar atau terlalu panjang. Pada saat harga sandang sangat mahal, tentu pakaian seperti itu mengesankan kesombongan. Di saat sekarang ketika harga sandang relatif murah, mengenakan pakaian seperti itu tetap tidak dianjurkan. Alasannya, bisa karena hal itu merupakan sikap berlebihan, dan apalagi jika di dalam hati terbesit niat yang tak baik, seperti pamer dan sombong. Keenam, tidak memendekkan pakaian karena bakhil. Bagi laki-laki, mengenakan pakaian ketat dengan alasan untuk penghematan, apalagi didorong sikap bakhil, tidak baik. Pakaian ketat sesungguhnya juga kurang baik dilihat dari segi kesehatan. Dari segi mobilitas, pakaian seperti ini juga menghalangi gerak fisik, misalnya sewaktu bekerja atau ketika shalat. Singkatnya pakaian yang tidak memadai mempersulit diri. Ketujuh, tidak banyak menengok ke sana kemari. Seorang laki-laki tidak sebaiknya suka tengok sana tengok sini alias bermata keranjang. Banyak hal negatif bermula dari pandangan mata lalu turun ke hati. Maka penting untuk menahan pandangan yang tak perlu sebab setan bisa saja sewaktu-waktu menggoda lalu membujuk hati seseorang untuk berbuat maksiat. Kedelapan, tidak memandang kepada perempuan kecuali istrinya. Kesalehan seorang laki-laki bisa tercermin dari seberapa kuat ia menjaga matanya dari memandang perempuan lain yang bukan istrinya. Artinya, semakin kuat seorang laki-laki menjaga matanya dari memandang perempuan yang bukan istrinya, semakin kecil godaan untuk berselingkuh. Ia cenderung setia pada sang istri dan tidak menginginkan hadirnya perempuan lain dalam relung hatinya. Kesembilan, tidak meludah ketika sedang berbicara. Saat sedang berbicara, seorang laki-laki sebaiknya tidak meludah di tempat ia berada. Sebaiknya jika ia ingin meludah karena ada keperluan, maka sebaiknya ia permisi dahulu kepada lawan bicara untuk meninggalkan tempat. Setelah itu ia kembali lagi ke tempat semula untuk meneruskan pembicaraannya. Ini juga termasuk adab berbicara. Kesepuluh, menghindari duduk-duduk di depan rumah bersama para tetangga. Seorang laki-laki yang sudah berkeluarga, tidak sebaiknya duduk-duduk di depan rumah tanpa tujuan yang jelas. Jika hanya bermaksud nongkrong bersama para tetangga, sebaiknya tidak lama-lama sebab dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi orang lain yang hendak datang bertamu ke rumah itu untuk keperluan tertentu. Disamping itu, untuk menghindari ghibah menggunjing pihak lain. Kesebelas, tidak membicarakan perihal istri dan rahasia rumah tangganya kepada teman. Suami istri ibarat sebuah baju yang saling menutupi kekurangan masing-masing. Seorang suami tidak sebaiknya menceritakan kekurangan-kekurangan istri ke sana ke mari hanya untuk mencari simpati. Tidak hanya itu, laki-laki yang sudah berkeluarga tidak sebaiknya membeberkan rahasia atau aib masing-masing anggota keluarganya kepada pihak lain. Jika bermaksud meminta saran dari seorang teman, pembicaraan seperti itu harus bersifat tertutup. Demikianlah nasihat Imam al-Ghazali tentang sebelas adab laki-laki terhadap dirinya sendiri. Jika diringkas, maka kesebelas adab itu meliputi shalat berjamaah; menjaga kebersihan badan dan pakaian; berpakaian sewajarnya, tidak bermata keranjang, memahami situasi saat berbicara, tidak suka nongkrong dan ngrumpi; dan menjaga rahasia rumah tangga sendiri. Kesebelas adab ini sekaligus merupakan sebagian dari tanda-tanda laki-laki saleh. Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama UNU Surakarta.
LELAKI itu berbeda dengan perempuan. Seperti halnya perempuan, lelaki diberikan kelebihan oleh Allah SWT. Namun, dalam Islam, kelebihan itu tidak hanya berkutat di soal fisik belaka. Ada mekanisme teknis akhlak dalam hal ini. Akhlak inilah yang membedakan seorang lelaki biasa dan seorang lelaki Muslim. Adapun seorang laki-laki Muslim mempunyai beberapa sifat yang seharusnya melekat pada dirinya. Di antaranya adalah 1. Islam menjadi pedoman hidupnya yang utama 2. Ikhlas menjadi dasar hidupnya 3. Taqwa menjadi bekal hidupnya 4. Taat menjadi karakteristik khasnya 5. Shalat dan sabar merupakan kekuatannya 6. Tsabat teguh merupakan sikap hidupnya 7. Ukhuwah Islamiyah menjadi pengikat hatinya 8. Tidak mengenal sikap palsu, kamuflase, banyak tingkah dan takabur 9. Ruang jiwanya dipenuhi oleh perhatian dan kepedulian yang besar dan penuh kesungguhan dalam mencapai hadaf tujuan baik mereka 10. Detik-detik malamnya amat berharga, diisi dengan ibadah Qiyamul Lail/Muraaqabatullah 1779. 7626; 11. Senantiasa risau dan amat takut akan azab Neraka Jahanam 12. Punya ukuran-ukuran yang jelas atas kebenaran dalam kehidupannya 13. Tidak menyekutukan Allah, dan tidak menantang menyalahi perintah Allah 14. Tidak menyia-nyiakan hak orang lain dan tidak menzalimi seorangpun 15. Hatinya lurus dan hidup subur, dengan iman yang benar 16. Senantiasa menginginkan kebaikan yang dilakukan menjamah dan berlanjut untuk setiap generasi 17. Senantiasa Jjujur dalam perkataan dan perbuatan; 18. Senantiasa menjaga tali silaturrahmi; 19. Senantiasa menjaga amanah yang diberikan; 20. Senantiasa menjaga hak tetangga; 21. Senantiasa memberi kepada yang membutuhkan; 22. Senantiasa membalas kebaikan orang lain; 23. Senantiasa memuliakan tamu; 24. Memiliki sifat malu; 25. Senantiasa menepati janji; 26. Tubuhnya sehat dan kuat Qowiyyul jismi; 27. Berakhlak baik/mulia kepada sesama makhluk Allah; Matiinul khuluqi; 28. Senantiasa Shalat tepat pada waktunya; 29. Senantiasa memautkan hatinya ke masjid /Cinta Shalat berjamaah di Masjid; 30. Senantiasa membaca dan mempelajari Al Qurโan dan mengamalkannya; 31. Sederhana dalam urusan dunia dan paling cinta pada urusan akhirat; 32. Paling suka melakukan amar maโruf nahi munkar; 33. Paling berhati-hati dengan lidahnya menjaga lidah; 34. Senantiasa cinta pada keluarganya; 35. Paling lambat marahnya; 36. Senantiasa memperbanyak istighfar, berdzikir dan mengingat Allah swt dan memperbanyak Shalawat Nabi; 37. Senantiasa suka dan ringan berzakat, infaq dan bersedekah; 38. Senantiasa menjaga wudhu; 39. Senantiasa menjaga Shalatnya terutama Shalat wajib; 40. Senantiasa menjaga Shalat sunnat Tahajjud dan Shalat Dhuha; 41. Paling cinta dan hormat pada kedua orang tuanya, terutama ibunya; 42. Cerdas / Pikirannya intelek Mutsaqoful fikri; 43. Aqidahnya bersih/lurus Saliimul aqiidah; 44. Ibadahnya benar Shohiihul ibaadah; 45. Rendah hati Tawadhuโ; 46. Jiwanya bersungguh-sungguh Mujaahadatun nafsi; 47. Mampu mencari nafkah Qaadirunโalal kasbi; 48. Senantiasa menjaga dan memelihara lidah/lisan Hifdzul lisaan; 49. Senantiasa istiqomah dalam kebenaran Istiqoomatun filhaqqi; 50. Senantiasa menundukkan pandangan terhadap lawan jenisdan memelihara kehormatan Goddhul bashor wahifdzul hurumat; 51. Senantiasa lemah lembut dan suka memaafkan kesalahan orang lain Latiifun wahubbulโafwi; 52. Benar, jujur, berani dan tegasAl-haq, Al-amanah-wasyajaโah; 53. Selalu yakin dalam tindakan yang sesuai ajaran Islam Mutayaqqinun filโamal; 54. Senantiasa pandai memanfaatkan waktu untuk dunia dan akhirat Hariisunโalal waqti; 55. Sebanyak-banyaknya bermanfaat bagi orang lain Naafi โun lighoirihi; 56. Senantiasa menghindari perkara yang samar-samar Baโiidunโanisy syubuhat; 57. Senantiasa berpikir positif dan membangun Al-fikru wal-binaโ; 58. Senantiasa siap menolong orang yang lemah Mutanaashirun lighoirihi; 59. Senantiasa berani bersikap keras terhadap orang-orang kafir yang memusuhi kita Asysyiddaโuโalal kuffar; 60. Senantiasa mengingat akan datangnya kematian; [berbagai sumber]
laki laki sejati menurut islam